PESAN TERKIRIM TIAP DETIK

Kirim catatanmu
ke langit malam.

Tulis pesan, tuju ke benda langit pilihanmu — Bulan, Mars, Jupiter, atau galaksi terjauh. Publik untuk dilihat semua orang, atau privat hanya untukmu.

Putar untuk menjelajah · Klik galaksi untuk masuk · Klik planet/benda langit untuk lihat pesan

4 Galaksi

Memuat peta langit…

Tiga langkah, satu pesan ke angkasa.

Tidak perlu nama asli. Kamu yang tentukan siapa yang bisa melihatnya.

01

Pilih benda langit tujuan

Mars, Bulan, Jupiter, bintang favoritmu — pesanmu akan tergabung dalam jalur transmisi khusus benda itu, terpisah dari pesan ke tujuan lain.

Target
02

Tulis pesan & nama pengirim bebas

Pakai nama asli atau nama buatanmu sendiri — display name selalu bisa custom, tak pernah wajib identitas asli.

Pengirim
03

Pilih publik atau privat

Publik berarti siapa saja bisa menemukan pesanmu di jalur transmisi benda langit tersebut. Privat berarti hanya kamu yang bisa melihatnya kembali.

Visibilitas

Mengenal langit yang kamu tuju.

Sebelum kirim pesan, kenalan dulu dengan tempat tujuannya.

Foto Bima Sakti dari Stasiun Luar Angkasa Internasional
Kredit: NASA, diambil dari ISS (2024)

Empat galaksi, empat karakter.

LintangX mencakup empat galaksi untuk tujuan pesanmu — mulai dari Bima Sakti, rumah kita sendiri, hingga Andromeda yang jaraknya sekitar 2,5 juta tahun cahaya dan diperkirakan akan "bertabrakan" perlahan dengan Bima Sakti miliaran tahun lagi. Triangulum (M33) adalah anggota ketiga terbesar dalam Grup Lokal galaksi kita, sementara Canis Major Dwarf punya cerita yang lebih unik.

Galaksi terakhir ini sebenarnya tidak pernah difoto langsung sebagai bentuk spiral — ia ditemukan lewat sebaran bintang yang terdeteksi survei inframerah 2MASS. Bahkan status "galaksi"-nya sendiri masih diperdebatkan sejak 2010: sebagian astronom menduga ini hanyalah bagian terdistorsi dari piringan Bima Sakti, bukan galaksi yang benar-benar terpisah.

Foto Hubble galaksi Andromeda
Kredit: NASA, ESA, J. Dalcanton, B.F. Williams, L.C. Johnson, tim PHAT, R. Gendler

Andromeda

~2,5 juta tahun cahaya dari Bumi — galaksi spiral besar tetangga terdekat Bima Sakti.

Foto Hubble galaksi Triangulum M33
Kredit: NASA, ESA, M. Durbin, J. Dalcanton, B. F. Williams

Triangulum

~3 juta tahun cahaya — kadang bisa terlihat samar dengan mata telanjang dari langit yang sangat gelap.

Ilustrasi posisi galaksi Canis Major Dwarf
Ilustrasi: R. Ibata (Strasbourg Observatory, ULP) dkk., 2MASS, NASA

Canis Major Dwarf

~25 ribu tahun cahaya — galaksi terdekat yang pernah tercatat, meski statusnya masih diperdebatkan.

Foto Bima Sakti dari Stasiun Luar Angkasa Internasional
Kredit: NASA, diambil dari ISS (2024)

Bima Sakti

Rumah kita — berisi 100-400 miliar bintang, dan kita sedang mengorbit pusatnya sekarang juga.

Montase planet-planet Tata Surya
Kredit: NASA/JPL

Delapan dunia, satu sistem.

Delapan planet mengorbit Matahari dengan karakter yang sangat berbeda — dari Merkurius yang permukaannya bisa mencapai 430°C di siang hari, hingga Jupiter yang begitu besar hingga seluruh planet lain di tata surya bisa muat di dalamnya. Saturnus terkenal dengan cincinnya yang sebenarnya tersusun dari miliaran potongan es dan batu, sebagian hanya sebesar butiran debu.

Di LintangX, planet-planet (dan bulan serta asteroid di sekitarnya) jadi tujuan pesan yang bisa kamu pilih di tiap galaksi — masing-masing dengan nama, ukuran, dan jarak yang bisa kamu lihat detailnya saat menjelajah peta 3D.

Foto super-resolusi asteroid Bennu dari misi OSIRIS-REx
Kredit: NASA/Goddard/University of Arizona

Sisa-sisa pembentukan tata surya.

Asteroid adalah bongkahan batu dan logam yang tidak pernah "lolos" menjadi planet — kebanyakan tersisa dari masa pembentukan tata surya 4,6 miliar tahun lalu. Bennu, salah satu yang paling banyak diteliti, pernah disinggahi langsung oleh wahana NASA OSIRIS-REx yang bahkan mengambil sampel dari permukaannya dan membawanya pulang ke Bumi pada 2023.

Meski kecil dan sering terlupakan dibanding planet atau bintang, asteroid-asteroid ini tetap jadi tujuan sah untuk pesanmu di LintangX — kadang yang kecil juga pantas mendapat kata-kata.

Neil Armstrong di permukaan Bulan, misi Apollo 11
Kredit: NASA — Apollo 11, 1969

Dari Bulan ke Mars.

Tanggal 20 Juli 1969, Neil Armstrong dan Buzz Aldrin menjadi manusia pertama yang menginjakkan kaki di Bulan lewat misi Apollo 11 — momen yang sering disebut sebagai salah satu pencapaian terbesar umat manusia. Lebih dari lima dekade kemudian, eksplorasi berpindah fokus ke Mars: rover Perseverance mendarat pada 2021, membawa helikopter kecil bernama Ingenuity yang menjadi wahana pertama yang terbang di planet lain.

Perjalanan itu belum selesai — dengan program Artemis, manusia berencana kembali ke Bulan sebagai batu loncatan menuju misi berawak ke Mars di masa depan. Setiap pesan yang kamu kirim di LintangX adalah bagian kecil dari rasa ingin tahu yang sama yang membawa manusia sejauh ini.

Setiap pesan, kamu yang atur siapa yang bisa melihat.

Publik

Pesanmu masuk ke jalur transmisi benda langit tujuan dan bisa dilihat siapa saja yang membuka jalur itu.

Privat

Hanya tersimpan untukmu sendiri — tidak muncul di jalur transmisi publik mana pun.

Pesan yang sedang menuju langit.

Sebagian kecil dari catatan publik yang baru saja dikirim.

Jalur Aktif Live

Punya sesuatu untuk disampaikan ke langit?

Gratis untuk mulai. Tanpa perlu nama asli.